‘Hilal’ Honda BR-V tampak semakin jelas saja belakangan ini. Setelah nama Honda BR-V DG3 – yang terindikasi sebagai bagian identitas penerus – mejeng dalam daftar informasi NJKB, baru-baru ini gambar paten muncul dari pengumuman resmi Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI) Kemenkumham. Diduga kuat menjadi realisasi versi produksi sang SUV baru Honda.

Tanpa logo namun bisa dipastikan merupakan sebuah mobil keluaran Honda. Pasalnya, permohonan paten diajukan oleh Asian Honda Motor Co., Ltd. yang berperan mengkoordinasikan kegiatan operasi Honda dalam penjualan produk di Asia dan Oseania. Pun tidak diragukan lagi, sederet gambar tiga dimensi mengingatkan kembali pada konsep N7X.

desain Honda BR-V generasi baru

Well, mobil konsep yang tengah lakoni road show ke berbagai kota itu digadang sebagai penerus Honda BR-V. Punya ciri khas identik dengan kesinambungan bahasa desain dari kontestan regional eksis seperti Brio dan terutama City Hatchback. Lihat saja profil jendela samping hingga ke bagian bokong bak City Hatchback disuntik steroid. Juga di depan, tak salah kalau menyebutnya sebagai Honda lantaran membawa mimik khas pabrikan.

Menguatkan dugaan, versi dalam pengumuman DJKI menunjukkan sedikit perbedaan detail dari model konsep. Paling kentara adalah lengsernya strip lampu LED pada bumper dan diganti oleh bezel berisi foglamp lingkaran. Lebih sederhana dan membumi. Sementara itu, guratan tubuh bagian lain cenderung tak berbeda.

desain Honda BR-V generasi baru

Detail perbedaan lain terletak di spion sebelah kiri. Bak tumbuh tonjolan daging tambahan di batok spion. Sebuah indikasi fitur unggulan di antara kompetitor eksis sebab boleh jadi merupakan wadah kamera untuk menghadirkan fitur Lane Watch. Pernah kita lihat di Accord generasi sebelum, fungsinya ditujukan sebagai penampil area blind spot sebelah kiri belakang.

Namun tampaknya bukan itu saja calon fitur unggulan sang penerus BR-V. Berdasarkan nama trim tertinggi dalam informasi NJKB, diekspektasikan ia dibekali dengan teknologi Honda Sensing. Merupakan fitur asisten berkendara aktif yang sedang ngetren belakangan ini. Jika benar, mungkin kemampuannya tidak sekomprehensif kepunyaan model kelas kakap seperti Accord. Minimal diekspektasikan terdapat peranti mitigasi risiko tabrak depan CMBS (Collision Mitigation Braking System) dan penjaga posisi kendaraan dalam jalur RDM (Road Departure Mitigation).

desain Honda BR-V generasi baru

Sangat menjanjikan, BR-V besar kemungkinan terlihat semakin macho. Kuat menyuarakan nuansa SUV sejati ketimbang sebagai SUV jadi-jadian. Bahkan kalau sampai kuda-kuda mewah bersepatu gambot (seperti pada N7X) ikut diwujudkan, ia mungkin saja menjadi yang paling ganteng di atara rival – subjektif, memang. Belum lagi berpotensi dibekali fitur menawan. Kita tunggu saja seperti apa realisasinya nanti. Namun tampak aman untuk disebut bahwa rangkaian gambar paten mencirikan versi produksi.